INDOWORK.ID, JAKARTA: Bila Anda melewati kawasan utara kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), khususnya Jalan Agro, lihatlah ke kiri dan jangan terlalu cepat melesat. Ada sebuah tempat makan bernama Gudeg Mbarek Bu Hj Ahmad. Singgahlah sebentar untuk menyantap kudapan khas Yogyakarta ini.
Nama Gudeg Mbarek sendiri berasala dari suatu daerah bernama Barek. Ada dua daerah sentra gudeg di Yogyakarta yang terkenal yaitu barek dan wijilan. Walaupun Wijilan terkenal dengan gudeg, namun menurut Ibu Kus Indarti (dukuh Kocoran, Caturtunggal), penjual gudeg Wijilan sebenarnya berasal dari Barek.
[caption id="attachment_15857" align="alignleft" width="300"]
Antrian pelanggan di kasir[/caption]
Mereka adalah penduduk Barek yang berjualan di seputar wijilan karena disana banyak turis terutama turis mancanegara. Kawasan mBarek merupakan salah satu padukuhan di Desa Condong Catur, tepatnya di sebelah utara Gedung Pusat UGM. Nama asli kawasan Barek tersebut adalah Dusun Kocoran termasuk dalam wilayah Desa Catur Tunggal. Di dusun ini yang paling banyak usaha gudegnya adalah di RW 2
Karangasem.
Sejak sebelum kemerdekaan, sudah ada warga barek yang sudah berjualan gudeg. Aktivitas berjualan gudeg ini, semakin banyak digeluti warga Barej, setelah diresmikannya Gedung Pusat UGM di tahun 1950-an.
Dengan diresmikannya Gedung Pusat UGM, banyak masyarakat dari luar Jogja yang bersekolah di UGM bertempat tinggal atau indekos di sekitar wilayah mBarek. Tidak hanya mahasiswa, banyak juga pelajar sekolah-sekolah menegah baik SMP maupun SMA di Jogjakarta yang indekos di sekitarnya.
[caption id="attachment_15860" align="alignright" width="300"]
Dudapan Nasi Gudeg yang lezat[/caption]
Untuk memenuhi kebutuhan makanan siap saji, maka banyak warga Barek yang berjualan Gudeg. Kini semakin ramai dan terkenal rumah yang menjadi rumah makan yang representative. Nama-nama gudeg yang ada dan menjadi trade mark gudeg Jogja di Kampung Mbarek adalah Gudeg Yu Djum, Gudeg Yu Narni dan Bu Hj. Ahmad.
Selain 3 penjual gudeg tersebut masih terdapat belasan penjual gudeg lainnya yang sebagian berjualan gudeg di wilayah Barek dan sebagian lainnya memilih berjualan di luar wilayah Barek seperti di daerah Beji, Jetis dan di belakang Pasar Kranggan.
Menu Gudeg Mbarek sangat lengkap (seabrek), antara lain:
Antrian pelanggan di kasir[/caption]
Mereka adalah penduduk Barek yang berjualan di seputar wijilan karena disana banyak turis terutama turis mancanegara. Kawasan mBarek merupakan salah satu padukuhan di Desa Condong Catur, tepatnya di sebelah utara Gedung Pusat UGM. Nama asli kawasan Barek tersebut adalah Dusun Kocoran termasuk dalam wilayah Desa Catur Tunggal. Di dusun ini yang paling banyak usaha gudegnya adalah di RW 2
Karangasem.
Sejak sebelum kemerdekaan, sudah ada warga barek yang sudah berjualan gudeg. Aktivitas berjualan gudeg ini, semakin banyak digeluti warga Barej, setelah diresmikannya Gedung Pusat UGM di tahun 1950-an.
Dengan diresmikannya Gedung Pusat UGM, banyak masyarakat dari luar Jogja yang bersekolah di UGM bertempat tinggal atau indekos di sekitar wilayah mBarek. Tidak hanya mahasiswa, banyak juga pelajar sekolah-sekolah menegah baik SMP maupun SMA di Jogjakarta yang indekos di sekitarnya.
[caption id="attachment_15860" align="alignright" width="300"]
Dudapan Nasi Gudeg yang lezat[/caption]
Untuk memenuhi kebutuhan makanan siap saji, maka banyak warga Barek yang berjualan Gudeg. Kini semakin ramai dan terkenal rumah yang menjadi rumah makan yang representative. Nama-nama gudeg yang ada dan menjadi trade mark gudeg Jogja di Kampung Mbarek adalah Gudeg Yu Djum, Gudeg Yu Narni dan Bu Hj. Ahmad.
Selain 3 penjual gudeg tersebut masih terdapat belasan penjual gudeg lainnya yang sebagian berjualan gudeg di wilayah Barek dan sebagian lainnya memilih berjualan di luar wilayah Barek seperti di daerah Beji, Jetis dan di belakang Pasar Kranggan.
Menu Gudeg Mbarek sangat lengkap (seabrek), antara lain:
- Nasi gudeg + telur + krecek
- Nasi gudeg + telur + tahu + krecek
- Nasi gudeg sayap + krecek
- Nasi gudeg + paha + krecek
- Nasi gudeg + ati ampela + krecek
- Nasi gudeg + kepala + krecek
- Nasi gudeg + sayap + telur + krecek
- Nasi gudeg + paha + telur + krecek
- Nasi gudeg + ati ampela + telur + krecek
- Nasi gudeg + kepala + telur + krecek
- Nasi gudeg + paha atas + telur + krecek
- Nasi gudeg + paha atas + krecek
- Nasi gudeg + dada + krecek
- Nasi gudeg + dada + telur + krecek