INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Banyak pebisnis fokus ke 1 Januari untuk bikin resolusi. Padahal, 1 Muharram menyimpan potensi besar yang belum banyak digarap. Kalau Tahun Baru Masehi identik dengan diskon besar-besaran, Tahun Baru Hijriyah bisa jadi momentum yang lebih dalam: rebranding nilai.
Kenapa 1 Muharram Relevan untuk Bisnis?Target pasarnya jelas: Indonesia punya 237 juta Muslim. Itu market terbesar untuk produk halal, modest fashion, keuangan syariah, sampai F&B. 1 Muharram adalah momen mereka refleksi spiritual.
Minim noise: Beda sama 1 Januari atau Harbolnas, kompetitor belum banyak yang "perang promo" di 1 Muharram. Artinya, campaign lebih gampang standout.
Esensinya kuat: Muharram = bulan hijrah. Narasinya bukan diskon, tapi transformasi. Cocok banget buat launching produk baru, pivot bisnis, atau repositioning brand.
Ide Strategi Bisnis di Momen 1 Muharram
- Campaign "Hijrah Bisnis"
Bukan sekadar jualan. Ajak customer ikut upgrade.
Contoh:
- Bank syariah: "Hijrah Finansial" → migrasi ke produk syariah + edukasi riba
- Brand skincare: "Hijrah Kulit Sehat" → switch ke bahan halal & clean beauty
- Coffee shop: "Hijrah Pagi Produktif" → bundling kopi + planner 1447 H-Produk Limited Edition Makna