INDOWORK.ID, JAKARTA: Di tengah gempuran konten digital, SMAN 38 Jakarta memilih cara berbeda untuk melatih siswanya. Bukan sekadar belajar di kelas, tapi langsung praktik menulis, berbicara, berpuisi, berpidato, hingga membuat foto dan video.
Caranya lewat program Pelatihan Linterasi, Ekspresi, dan Komunikasi Kreatif yang diusulkan pada Juli 2026. “Sekolah bukan hanya ruang belajar mata pelajaran,” kata direktur Pustaka Kaji Hamzah Ali, sebagai pengusul program, kepada Kepala SMAN 38, Juliana Sri Mulyati, Jumat, 5 Juni 2026.
“Sekolah adalah tempat tumbuhnya kemampuan berpikir, berbicara, menulis, berkarya, dan mengekspresikan gagasan,” kata ayah dua anak itu meyakinkan.
Berbeda dengan kelas biasa, pelatihan ini mengusung prinsip less theory, more practice. Siswa tidak disuruh menghafal. Mereka langsung bikin karya.
Ada sembilan pilihan kelas: Penulisan, Menulis Cerita, Pidato, Pantun, Puisi, Public Speaking, Menulis Cerpen, Videografi, dan Fotografi. Di kelas Penulisan, siswa belajar meramu ide dari keseharian jadi artikel pendek. Di kelas Cerpen, mereka merancang tokoh dan konflik, lalu menulis drafnya. Di Public Speaking, rasa gugup dibongkar lewat latihan buka suara, atur intonasi, sampai kuasai bahasa tubuh.
Yang unik, ada kelas Pantun dan Puisi. Siswa tidak hanya nulis, tapi juga tampil. Pantun dihidupkan lewat sesi berbalas pantun. Puisi dibacakan dengan penghayatan. Sastra jadi dekat, tidak menakutkan.
- Fri, Nov 2026
Dari Gagasan Menjadi Karya: SMAN 38 Jakarta Buka Kelas Kreatif untuk Siswa
06 Jun, 2026
10 mins read
1 views
Related posts
India Siapkan Insentif US$1,2 Miliar untuk Produksi Alat Konstruksi
17 Sep, 2026
26 mins read
3 views
Follow us
Categories
- Headline (6596)
- Bisnis (3145)
- INFRASTRUKTUR (2674)
- Humaniora (1943)
- Lainnya (1071)
Lastest Post
L
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy