INDOWORK.ID, JAKARTA: Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pembebasan lahan Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu), di Provinsi Jawa Barat.
Dalam usaha mempercepat pengadaan lahan, Kementrian PUPR melalui Satker Pengadaan Tanah Jalan Tol Wilayah I, Ditjen Bina Marga terus berkoordinasi dengan instansi lain. Instansi-instansi yakni Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kepolisian Daerah, Kejaksaan Tinggi, dan instansi terkait lainnya.
Jalan tol Cisumdawu terdiri atas 6 seksi dengan total panjang 60,1 kilometer. Seksi I Cilenyi – Rancakalong sepanjang 11,45 km, Seksi II Rancakalong – Sumedang sepanjang 17,05 km, Seksi III Sumedang – Cimalaka dengan panjang 4,05 km.
Kemudian ada Seksi IV dari Cimalaka – Legok sepanjang 8,20 km, Seksi V Legok – Ujungjaya sepanjang 14,9 km, dan terakhir ada Seksi VI Ujungjaya – Dawuan sepanjang 6,06km.
Kementrian PUPR menargetkan jalan tol Cisumdawu selesai pada akhir 2021. Nantinya Jalan Tol Cisumdawu akan berfungsi memangkas waktu tempuh ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Dengan pengurangan waktu tempuh, jalan tol akan dapat meningkatkan operasional bandara.
- Fri, Nov 2026
Related posts
IBC Bidik Pasar Baterai untuk Pusat Data dan Energi Terbarukan
17 Sep, 2026
7 mins read
12 views
India Siapkan Insentif US$1,2 Miliar untuk Produksi Alat Konstruksi
17 Sep, 2026
26 mins read
3 views
Follow us
Categories
- Headline (6596)
- Bisnis (3145)
- INFRASTRUKTUR (2674)
- Humaniora (1943)
- Lainnya (1071)
Lastest Post
L
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy