INDOWORK.ID, JAKARTA: Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengklarifikasi pemberitaan mengenai penilaian kinerja penanganan pandemi COVID-19. Ia meluruskan bahwa informasi yang beredar bukanlah terkait penilaian kinerja Provinsi DKI Jakarta dalam penanganan pandemi.
Apa yang disampaikan merupakan indikator risiko berdasarkan pedoman WHO sesuai situasi yang kemungkinan dihadapi DKI Jakarta pasca libur Idulfitri sebagai kewaspadaan dini mengantisipasi lonjakan kasus.
Budi menjelaskan bahwa data dan angka yang disajikan merupakan indikator risiko berdasarkan pedoman terbaru untuk analisa internal di Kementerian Kesehatan. "Data ini untuk melihat persiapan menghadapi lonjakan kasus sesudah liburan lebaran, dan bukan untuk menilai kinerja provinsi dalam penanganan pandemi,” jelasnya, Jumat (28/5/2021).
Budi menegaskan selain indikator risiko yang disajikan berdasarkan pedoman tersebut, pihaknya masih mendalami apakah ada faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan berdasarkan pengalaman sebelumnya untuk bisa memperbaiki respon ataupun kebijakan untuk melakukan intervensi terkait penanganan pandemi.
- Fri, Nov 2026
Related posts
IBC Bidik Pasar Baterai untuk Pusat Data dan Energi Terbarukan
17 Sep, 2026
7 mins read
12 views
India Siapkan Insentif US$1,2 Miliar untuk Produksi Alat Konstruksi
17 Sep, 2026
26 mins read
3 views
Follow us
Categories
- Headline (6596)
- Bisnis (3145)
- INFRASTRUKTUR (2674)
- Humaniora (1943)
- Lainnya (1071)
Lastest Post
L
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy