PSEL Legok Nangka menjadi proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik pertama di Indonesia yang menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha. Proyek ini memperoleh dukungan VGF dari Kementerian Keuangan, pembiayaan internasional, dan dukungan teknologi dari Jepang.INDOWORK.ID, BANDUNG: Proyek PSEL Legok Nangka tidak hanya penting dari sisi pengelolaan sampah dan energi, tetapi juga menjadi tonggak baru pembiayaan infrastruktur lingkungan di Indonesia. Proyek ini merupakan PSEL pertama yang menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KPBU. Berdasarkan briefing sheet Kementerian ESDM, proyek ini memperoleh dukungan viability gap fund atau VGF sebesar Rp1,34 triliun dari Kementerian Keuangan. Selain VGF, proyek ini juga memiliki dukungan pembiayaan internasional, antara lain melalui Joint Crediting Mechanism atau JCM dan dukungan Invest International dari Belanda sebesar 35 juta euro. Pemenang proyek adalah PT Jabar Environmental Solution. Dalam pemaparan acara, proyek ini disebut dikerjakan oleh konsorsium yang berkembang dari tiga menjadi empat pihak. Kerja sama tersebut melibatkan unsur perusahaan Jepang dan perusahaan nasional.
- Fri, Nov 2026
PSEL Legok Nangka Jadi Proyek KPBU Sampah Pertama di Indonesia
31 Jul, 2026
11 mins read
2 views
Related posts
Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, Aktivitas Gunung Api Kembali Menurun
07 Sep, 2026
12 mins read
12 views
Kas BUMI Naik 52 Persen, Ditopang Arus Pendanaan US$226 Juta
04 Aug, 2026
29 mins read
12 views
Follow us
Categories
- Headline (6596)
- Bisnis (3145)
- INFRASTRUKTUR (2674)
- Humaniora (1943)
- Lainnya (1071)
Lastest Post
L
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy