INDOWORK.ID, JAKARTA: Dilansir dari situs Kementerian PUPR. Balai Bahan dan Struktur Bangunan Gedung, Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan, Direktorat Jenderal Cipta Karya sedang uji kelayakan bambu.
Adapun pengujian tersebut sebagai persiapan bambu sebagai konstruksi matras di Jalan Tol Semarang – Demak. Kepala Balai Bahan dan Struktur Bangunan Gedung, Ferri Eka Putra mengungkapkan langsung hal tersebut.
Ini merupakan konstruksi yang pertama di Indonesia dalam penggunaan bahan bambu sebagai matras konstruksi jalan tol.
Adapun PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak (PPSD) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang akan mengelola Jalan Tol Semarang-Demak.
Pembangunan jaln tol ini melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha yang dengan nilai investasi mencapai Rp5,4 miliar.
Kementerian PUPR menargetkan pengerjaan ini akan berjalan pada Januari 2022 sampai 2024.
- Fri, Nov 2026
Related posts
IBC Bidik Pasar Baterai untuk Pusat Data dan Energi Terbarukan
17 Sep, 2026
7 mins read
12 views
India Siapkan Insentif US$1,2 Miliar untuk Produksi Alat Konstruksi
17 Sep, 2026
26 mins read
3 views
Follow us
Categories
- Headline (6596)
- Bisnis (3145)
- INFRASTRUKTUR (2674)
- Humaniora (1943)
- Lainnya (1071)
Lastest Post
L
Your experience on this site will be improved by allowing cookies
Cookie Policy